Wednesday, 20 October 2010

20102010

kepada ibu yang sudah pergi

terima kasih untuk makan malam
yang selalu kau sediakan.
tak ada yang lebih nikmat
dari percakapan saat menerima berkat

katamu di suatu waktu
kita hanya punya makan malam bersama
sisanya sudah terisi rencana dengan teman atau kerja
maka dari itu kita harus semeja dan serempak
saat makan malam
hanya saat itu kita sekeluarga bicara

bicara ku kepada ibu
aku rindu makan malam itu.

---------------------------------

Pagi perlahan menjelang
bak kartu pos yang menempel di tembok rumahku
adzan berkumandang, tidak beraturan, bersahutan
jendela memang kubuka
agar asap rokok ini bisa keluar
elektronika masih berputar

aku akan kehilangan malam
lagi lagi di teror siang
lalu terjebak di sudirman

aku akan kehilangan tenang
dan tidak ada pilihan selain menyerah

Selamat pagi, Petang!

---------------------------------
Dimitri

Dimitri, kau menemaniku malam ini
hentakan dan tarian nada
irama tanpa pegangan
naik turun
dan ditahan

lenganku dingin terkena angin
Dimitri, kau berbisik di telingaku
soal basi basi, 
soal sensasi.
-------------------------------------





No comments:

Post a Comment